Sabtu, 07 Maret 2020

Sejarah Kota Mekkah

  1. Sejarah Kota Mekkah
Mekkah Al-Mukarromah merupakan kota utama yang ada di negara Arab Saudi, dan ini merupakan salah satu kota tujuan utama bagi para ummat muslimin seantero dunia. Keberadaan Ka’bah telah menjadi icon kota nan suci ini dan juga menjadi patokan arah kiblat bagi ummat agama Islam dalam melaksanakan Sholat. Selain itu Mekkah juga sebagai kota kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, beliau tumbuh hingga dewasa juga di kota ini.
Berabad abad sebelumnya kota ini sangatlah gersang tidak memiliki tumbuhan sama sekali, dikarenakan cuaca yang sangat panas dan curah hujan yang sangat rendah, sehingga air pun tidak ada di kota ini. Untuk manusia yang pertama kali menghuni kota Mekkah ini para sejarawan berbeda pendapat perihal siapa orang penghuni pertama di kota ini. Ada yang mengatakan ia lah Nabi Ibrahim AS karena beliau pernah berdoa’ :

رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37)
Beliiau tidak menyebutkan Balad (Negeri) tetapi menyebut Wadi (Lembah), artinya tempat itu sei tidak berpenghuni.
Ada pun ayat lain berbunyi:

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS. Ali Imran: 96)


وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah: 127)
Untuk ayat pertama menjelaskan bahwasannya rumah yang pertama dibangun untuk manusia adalah rumah yang berada di Bakkah atau Mekkah, padahal Nabi Ibrahim AS bukanlah manusia yang pertama di ciptakan Allah SWT jadi bukan beliau lah yang merintis Kota Mekkah. Dan pada ayat ke dua Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS bukanlah orang yang pertama membangun Ka’bah tetapi mereka hanya meninggikan bangunan tersebut.
Kesimpulan pendapat ke dua yang diatas adalah, bahwasannya Kota Mekkah telah lebih dulu dibangun sebelum zaman Nabi Ibrahim AS, dan bahkan ada yang menyebutkan bahwa kota Mekkah ini mempunyai beberapa fase yang berbeda di setiap zamannya dimulai dari kota ini pernah menjadi hijau dengan penuh tanaman yang banyak menghiasinya hingga mengalami masa kegersangan. Maka dari itu Mekkah disebut Ummul Qura’ ibunya negeri negeri.
Berdasar 2 penyataan diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwasannya, dua analisis masing masing memeliki argumentasi yang kuat, bisa jadi yang pertama dan yang kedua benar dan bisa jadi juga kemungkinan salah.
  1. Fiqih Tentang Mekkah
Adabeberapa peraturan yang terkait tentang kota Mekkah yaitu:
  1. Diperbolah kan tidak menggunakan pakaian Ihram, jika tidak berniat untuk melaksanakan ibadah Haji atau Umrah dan mewajibkannya jika berniat Haji dan Umrah dari batas memasuki wilayah tanah Mekkah
  2. Maksiat yang dilakukan di Kota Mekkah dosanya akan dilipat gandakan dari pada yang dilakukan di luar tanah Mekkah
  3. Pahala Shalat di Masjidil Haram sama dengan seratus rib kali shalat di tempat selain Masjidil Haram.
  4. Dibolehkan untuk melaksanakan Shalat (non wajib) dan Tawaf kapan saja walau bertepatan dengan waktu terlarang untuk shalat
  5. Tidak boleh memburu binatang yang hidup di Mekkah, barang siapa yang memburunya maka dia wajib membayar denda gantinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Nabi Muhammad S.A.W

P ada waktu umat manusia dalam kegelapan dan suasana jahiliyyah, lahirlah seorang bayi pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah di Makkah...